Rumah Sakit Umum (RSU) Prof. Dr. M Ali Hanafiah
0752-71008    -    rsud.hanafiah@yahoo.com
Gambar Slideshow

Jika Anda membutuhkan layanan darurat. Silahkan hubungi nomor kontak kami 0752 - 71008

RSU Hanafiah Batusangkar memiliki daftar dokter. Klik untuk melihat layanan dan arus jadwal dokter kami selengkapnya

Senin - Senin
00.00 - 00.00

BERITA

Gambar
   23 Desember 2019


1. Rekapitulasi nilai Survey Kepuasan Masyarakat di Unit Rawat Inap tahun 2019

No

Unsur Pelayanan

Nilai Unsur Pelayanan

1

kemudahan prosedur pelayanan

3,12

2

kecepatan  waktu tanggap pelayanan terhadap pasien

3,03

3

tentang lamanya waktu penyelesaian pelayanan

2,93

4

ketepatan waktu jadwal pelayanan

3,16

5

kesesuaian biaya pelayanan yang dikeluarkan

3,09

6

kesesuaian hasil pelayanan

3,08

7

kedisiplinan petugas selama proses pelayanan

3,06

8

kesopanan dan keramahan petugas

3,13

9

kepedulian  petugas

3,16

10

keadilan   mendapatkan pelayanan

3,06

11

tanggung jawab petugas pelayanan

3,14

12

kesesuaian layanan dengan maklumat pelayanan

3,08

13

keterampilan petugas

3,16

14

kemudahan posedur pengaduan pelayanan

3,17

15

keamanan  dan kenyamanan pelayanan

3,11

16

kenyamanan ruang tunggu pelayanan

3,03

17

kelengkapan jenis pelayanan

3,03

18

kemudahan mendapatkan informasi layanan

3,09

19

kerapian dan kebersihan petugas

3,13

20

pelayanan gizi

3,13

21

ketepatan jadwal makan

3,19

22

variasi menu di ruangan

3,10

23

keramahan petugas pengantar dan penjemput makanan

3,04

24

cara penyajian makanan

3,17

25

kebersihan ruangan

3,11

26

keramahan petugas kebersihan

3,14

JUMLAH ( Jumlah seluruh unsur pelayanan)

80,64

Bobot nilai rata ( 1/ jumlah unsure pelayanan)

0.039

Nilai Indeks IKM ( Jumlah unsure pelayanan x Bobot nilai rata)

3,15

Konversi Nilai Dasar Sesuai Kemenpan

25

Nilai SKM Setelah dikonversi

78,65

Mutu Pelayanan

B

Kinerja Unit layanan

Baik

 

2. Rekapitulasi nilai Survey Kepuasan Masyarakat di Unit Rawat Jalan tahun 2019

No

Unsur Pelayanan

Nilai Unsur  Pelayanan

1

kemudahan prosedur pelayanan

3,18

2

kecepatan  waktu tanggap pelayanan terhadap pasien

3,09

3

tentang lamanya waktu penyelesaian pelayanan

2,90

4

ketepatan waktu jadwal pelayanan

3,25

5

kesesuaian biaya pelayanan yang dikeluarkan

3,11

6

kesesuaian hasil pelayanan

3,11

7

kedisiplinan petugas selama proses pelayanan

3,13

8

kesopanan dan keramahan petugas

3,19

9

kepedulian  petugas

3,19

10

keadilan   mendapatkan pelayanan

3,14

11

tanggung jawab petugas pelayanan

3,14

12

kesesuaian layanan dengan maklumat pelayanan

3,10

13

keterampilan petugas

3,18

14

kemudahan posedur pengaduan pelayanan

3,15

15

keamanan  dan kenyamanan pelayanan

3,19

16

kenyamanan ruang tunggu pelayanan

3,20

17

kelengkapan jenis pelayanan

3,11

18

kemudahan mendapatkan informasi layanan

3,15

19

kerapian dan kebersihan petugas

3,18

20

Keberadaan Costumer Service

3,25

21

kebersihan ruangan

3,21

22

keramahan petugas kebersihan

3,13

JUMLAH ( Jumlah seluruh unsur pelayanan)

79,65

Bobot nilai rata ( 1/ jumlah unsure pelayanan)

0.046

Nilai Indeks IKM ( Jumlah unsure pelayanan x Bobot nilai rata)

3,19

Konversi Nilai Dasar Sesuai Kemenpan

25

Nilai SKM Setelah dikonversi

79,65

Mutu Pelayanan

B

Kinerja Unit layanan

Baik

   

Gambar
   06 Desember 2019

CAPAIAN INDIKATOR MUTU

RSUD PROF. DR.M.A HANAFIAH SM BARTUSANGKAR

TRI WULAN III 2019

 

  1. Kelengkapan informed consent tindakan rawat inap interne oleh IGD

Penilaian Periode Juli s/d September 2019

Interpretasi :

Berdasarkan grafik di atas bahwa pada bulan Juli s/d September  2019 kelengkapan informed consent tindaKan oleh IGD seudah mencapai target yang ditetapkan yakninya 100%. Hal ini didukung oleh komitment petugas IGD dalam pelaksanaan tindakan dan mendapatkan persetujuan pasien dan keluarga serta  untuk menghindari jika terjadinya complain terhadap tindakan yang dilakukan

 Rekomendasi dari tim mutu dan keselamatan pasien adalah tetap dilakukan pematantauan oleh bidang pelayanan dan komite mutu. Dan evaluasis setiap triwulannya.

 

 

  1. Tidak adanya keharusan pembayaran uang muka rawatan interne

Penilaian Periode Juli s/d September 2019

Interpretasi :

Tidak adanya keharusan pembayaran uang muka rawatan adalah tidak adanya dipungut biaya rawatan pasien umum diawal rawatan oleh pihak rumah sakit  dengan standar 100%

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa pencapaian bulan Juli s/d September  2019  telah mencapai target yang ditentukan yakninya 100% . Hal ini didukung oleh pasien yang dirawat dari IGD jika pasien tersebut umum maka dibuatkan BON tindakan di IGD dan akan dibayar oleh pasien ketika pasien sudah diperbolehkan pulang oleh DPJP rawatan.

 Rekomendasi yang diusulkan oleh Tim Mutu dan Keselamatan Pasien antara lain adalah mempertahankan dan followup akan dilakukan pada peaporan berikutnya.

 

  1. Pelaksanaan edukasi cuci tangan oleh petugas interne ke keluarga pasien

Penilaian Periode Juli s/d September  2019

Interpretasi

Pelaksanaan edukasi cuci tangan oleh petugas ruangan interne ke keluarga pasien  adalah adanya pemberitahuan oleh petugas interne serta megajarkan kepada keluarga pasien yang menunggui pasien tentang enam langkah cuci tangan dan five moment dengan standar 100%.

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa indikator pada  Juli s/d September  belum mencapai target  yang ditentukan yaitunya 100%. Hal ini disebabkan oleh belum terlaksananya rekomendasi komite Mutu tri wulan II untuk melakukan edukasi saat serah terima pasien pada saat pertukaran sift dinas sehingga pencapaian edukasi langsung ke pasien dan keluarga dalam satu ruangan mencakup beberapa pasien dan keluarga sekaligus.

Rekomendasi yang diusulkan oleh Tim Mutu dan Keselamatan Pasien adalah  meminta bidang pelayanan menekankan  kepada petugas ruangan dalam pemberian edukasi dengan salah satu solusi pada saat serah terima sift dinas dan akan dilakukan pemantauan secara rutin. Follow up akan dilakukan saat pelaporan triwulan berikutnya.

 

  1. Waktu tunggu operasi elektif

Penilaian Periode  Juli s/d September 2019

interpretasi :

Waktu tunggu operasi efektif adalah tenggang waktu mulai dokter memutuskan untuk dilakukan operasi dan sudah terdaftar pada ruangan bedah hari pelaksanaan operasi ( terencana )  sampai dengan operasi mulai dilaksanakan yaitu < 2 hari  dengan standar 100%.

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa indikator Juli s/d September 2019 sudah mencapai target yang ditentukan yakninya 100%. Hal ini dibuktikan dengan adanya  pencatatan  atau jadwal pasien yang akan dilakukan tindakan operasi dan sudah sesuai dengan standar yakninya < 2 hari.

 Rekomendasikan yang di usulkan adalah tetap dipertahankan dan akan dilakukan folluw up pada pelaporan berikutnya.

 

  1. Tingkat kepuasan pasien rawat inap interne

Penilaian Periode Juli s/d September  2019

Gambar
   13 November 2019

Penyuluhan di poliklinik Neurologi dengan tema stroke yang di sampaikan oleh dr. Lusy Eriyanti.Sp.S

Penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali berkurang, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Penyakit ini merupakan kondisi yang dapat mengancam hidup seseorang dan dapat menimbulkan kerusakan permanen.  Stroke juga merupakan pembunuh nomor 1 di Indonesia, lebih dari 15% kematian di Indonesia disebabkan oleh stroke. Stroke iskemik memiliki kejadian yang lebih sering dibandingkan dengan stroke hemoragik, namun stroke hemoragik membunuh lebih sering dibandingkan dengan stroke iskemik.

Hipertensi yang diikuti dengan diabetes dan kolesterol tinggi merupakan kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya stroke di Indonesia.

Gejala dan Penyebab Stroke

Gejala stroke dapat berbeda pada tiap penderitanya, tetapi gejala yang paling sering dijumpai adalah:

  • Tungkai mati rasa
  • Bicara menjadi kacau
  • Wajah terlihat menurun

Penyebab stroke sangat bervariasi, mulai dari gumpalan darah pada pembuluh darah di otak, tekanan darah tinggi, hingga pengaruh obat-obatan pengencer darah.

Stroke sangat berisiko dialami penderita tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, berat badan berlebih, dan diabetes. Risiko yang sama juga dapat terjadi pada orang yang kurang olahraga, serta memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok.

Pengobatan dan Pencegahan Stroke

Pengobatan stroke tergantung kepada kondisi yang dialami pasien. Dokter dapat memberikan obat-obatan atau melakukan operasi. Sedangkan untuk memulihkan kondisi, pasien akan dianjurkan menjalani fisioterapi, dan diikuti terapi psikologis apabila diperlukan.

Untuk mencegah stroke, dokter menyarankan untuk:

  • Menerapkan pola makan yang sehat.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Hindari merokok dan mengonsumsi minuman keras.

Komplikasi Stroke

Stroke dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah kesehatan lain yang dapat membahayakan nyawa, antara lain:

  • Deep vein thrombosis atau penggumpalan darah di tungkai.
  • Hidrosefalus akibat menumpuknya cairan otak di dalam rongga otak.
  • Disfagia atau gangguan refleks otot saat menelan.

Gambar
   13 November 2019

Alhamdulillah RSUD Prof.Dr.MA Hanafiah SM Batusangkar masih mempertahankan nilai sangat baik untuk pelayanan publik.

RSU Prof Dr M.A Hanafiah Batusangkar
  • Jl. Bundo Kanduang No. 1, Tanah Datar Sumatera Barat
  • 0752-71008
  • rsud.hanafiah@yahoo.com
Sosial Media
Post Terbaru
  • Post Terbaru 1
  • Post Terbaru 2
  • Post Terbaru 3
© Copyright RSU Prof Dr M.A Hanafiah Batusangkar | Powered By @JndHero